← Semua karya · Case study · Jakarta · 2025 · Brand refresh & konten

Euro Gourmet — Sistem Brand Food.

Brand food yang produknya sudah melampaui presentasinya. Kami refresh sistem visualnya ke postur yang lebih tenang dan percaya diri — lalu membangun library konten produk dan lifestyle yang brand butuhkan untuk benar-benar memakainya.

KlienEuro Gourmet
Tahun2025
FormatBrand refresh + konten
KanalRetail · Digital · Katalog
ScopeBrand · Studio
Euro Gourmet sistem brand food

Produk Euro Gourmet sudah layak ada di rak jauh sebelum brand-nya menyusul. Range specialty food dengan kualitas nyata di balik labelnya, tertahan oleh lapisan presentasi yang berada satu tier di bawah tempat produk sebenarnya berada. Pekerjaan ini adalah koreksi postur — menarik sistem visual naik agar setara dengan produk, lalu membangun library konten yang sistem baru ini butuhkan untuk benar-benar hidup di pasar.

Brief

Brand menyusul produk.

Brand specialty food menghadapi jebakan spesifik: sourcing dan formulasi berkembang lebih cepat daripada ekspresi brand-nya. Produk di dalam botol, jar, atau pouch bergerak naik satu tier — bahan baru, packaging lebih baik, kualitas lebih ketat — dan presentasi brand tetap di titik saat perusahaan masih kecil. Customer tetap beli, tapi brand tampil underperform dibanding produknya sendiri di rak dan di feed.

Euro Gourmet brief kami setelah gap itu merentang terlalu jauh. Feedback dari retail buyer sopan; digital feed-nya fungsional; tidak ada yang menarik produk naik. Brief-nya adalah refresh sistem tanpa mereinvent brand — pertahankan equity, naikkan postur.

Kami scope engagement ini sebagai refresh plus content build, bukan rebrand standalone. Sistem yang di-refresh tapi tim brand tidak bisa deploy menghasilkan nilai nol. Jadi separuh scope untuk mendefinisikan sistem, separuh untuk produksi library — packaging shots, lifestyle images, template katalog, social edits — yang brand akan pakai untuk membuat refresh-nya terlihat dari hari pertama.

Scope choice kedua: perlakukan retail, digital, dan katalog sebagai satu permukaan. Kebanyakan refresh food brand selesai di packaging dan membiarkan retail/digital/trade hanyut. Kami bangun untuk rail penuh — guideline, template, dan konten semuanya di-shoot dan di-size untuk kerja di mana-mana sekaligus.

Yang kami kerjakan

Refresh sistem, bangun library.

Refresh sistem visual

Postur, type, palette, grid — di-refresh agar setara dengan kualitas produk, ditulis jadi guideline yang tim brand bisa aplikasikan tanpa kami di ruangan.

Fotografi packaging & shelf

Kerja studio product-first dibangun untuk shelf talker retail, tile e-commerce, dan katalog — aset yang sama bertahan di tiga permukaan tanpa re-shoot.

Fotografi lifestyle & food

Shot lifestyle dan food on-table — produk dalam pemakaian, di-plating dan di-styling agar membaca sebagai specialty range yang sebenarnya.

Grid social & edisi seasonal

Logika grid feed dan edit kit seasonal agar output bulanan membaca sebagai brand yang sama — kumulatif, bukan noisy.

Template katalog & deck

Template katalog trade-ready dan sales deck — tampilan baru di-deploy ke dokumen yang sales team benar-benar pakai.

Handoff & delivery library

Delivery yang tagged dan retrievable — tim brand bisa menemukan aset yang tepat dalam tiga puluh detik, bukan tiga puluh menit.

Craft decisions

Tenang, bukan pintar.

Keputusan kunci adalah menggerakkan sistem ke arah tenang, bukan pintar. Specialty food punya godaan yang terus-menerus — diferensiasi lewat gerakan visual yang lantang, gesture typografik yang trendy, palette yang ramai — dan hasilnya konsisten ketika itu terjadi: packaging cepat ketinggalan zaman, shelf presence noisy, dan refresh butuh di-refresh lagi dalam delapan belas bulan. Kami dorong ke arah sebaliknya: palette lebih tenang, type lebih tenang, lebih banyak negative space, lebih percaya diri bahwa produk yang bicara.

Disiplin shoot adalah jangkar yang lain. Packaging, shelf, dan lifestyle di-scope sebagai satu library dengan lighting logic yang sama, jadi tile produk dari hari studio tetap membaca sebagai brand yang sama dengan shot plated dari hari lifestyle. Brand yang lewati ini berakhir dengan library yang pingback antar look di feed.

Build template adalah lever kurang seksi yang bekerja paling banyak. Sistem yang di-refresh hidup atau mati berdasarkan apakah tim brand bisa memproduksi output baru tanpa menelpon kami setiap kali — halaman katalog, tile social, sales deck, edit seasonal semuanya butuh template dengan logika di dalamnya. Kami ship template bersamaan dengan guideline, bukan setelahnya.

Food photography mendapat disiplinnya sendiri. Plated food yang membaca sebagai specialty range adalah craft berbeda dari produk-di-background — warna lebih tight, styling lebih tight, restraint dengan properti. Kami bangun library food di standard itu alih-alih default ke plating yang stock-looking seperti kebanyakan food brand.

Hasil

Presentasi setara produk.

Presentasi brand sekarang membaca di tier yang sama dengan produknya sudah bertahun-tahun. Sistem yang di-refresh aktif dipakai di packaging retail, digital feed, halaman produk e-commerce, dan katalog trade — satu sistem yang di-deploy di mana-mana, bukan dokumen guideline yang duduk tidak dipakai sementara semua orang terus ship tampilan lama.

Untuk Magnativ, Euro Gourmet adalah proof point untuk kerja refresh food brand. Playbook-nya — refresh sistem, bangun library, ship template — berjalan langsung ke brand specialty food dan FMCG lain di mana produknya sudah melampaui presentasi dan tim brand butuh sistem yang benar-benar usable.

Disiplin yang dipakai
Brand Activation · Digital Creative

Lihat Brand Activation →
Lihat Digital Creative →

Brand perlu menyusul produk?

Scroll to Top