← Semua karya · Studi kasus · Jakarta · 2025 · Seri kampanye

Mamayo — Product Storytelling.

Brand produk yang diperlakukan seperti majalah editorial — hero visual, use case nyata, dan seri kampanye yang menumpuk jadi library visual yang brand pakai lintas musim.

KlienMamayo
Tahun2025
FormatSeri kampanye
LokasiStudio & lifestyle
CakupanBrand · Studio
Mamayo — seri kampanye product storytelling

Produk Mamayo pantas mendapat lebih dari sekadar flat-lay di feed. Kami memperlakukan brand-nya seperti memperlakukan majalah editorial — hero visual dengan point of view, konteks produk yang terbaca nyata, use case direkam seperti cara pelanggan sebenarnya memegang benda itu — dan membangun seri kampanye yang menumpuk jadi library visual yang dikenali dari waktu ke waktu. Klien kembali untuk seri berikutnya, yang adalah versi jujur dari outcome-nya.

Brief

Lebih dari feed flat-lay.

Sebagian besar brand produk default ke feed flat-lay — produk di latar polos, colorway berputar, bersih tapi tertukar dengan separuh kompetisi. Itu efisien, dan untuk brand tahap sangat awal itu pilihan tepat. Untuk Mamayo, itu sudah jadi langit-langit. Produknya lebih bagus dari yang fotografinya izinkan terlihat, dan feed-nya mengembalikan lebih sedikit dari seharusnya.

Brief-nya tampak sederhana: buat produknya terlihat seperti seharusnya terlihat. Dalam praktiknya itu berarti naik tingkat — imagery berkualitas editorial, konteks lifestyle, point of view yang bertahan dari scroll. Tanpa kehilangan disiplin produksi atau merusak kalender konten dalam prosesnya.

Kami menggulung pekerjaan sebagai seri kampanye alih-alih shoot satu kali. Seri menumpuk. Shoot satu kali membangun folder aset; seri membangun library yang terbaca sebagai percakapan brand yang berlanjut, di mana hero image musim ini bisa duduk di samping hero image musim lalu dan terasa seperti publikasi yang sama.

Keputusan cakupan kedua adalah memisahkan hari shoot — studio murni untuk kerja hero dan kemasan, lifestyle murni untuk konteks dan penggunaan. Mencampurkan keduanya di hari yang sama adalah penghematan palsu yang umum — logika lighting-nya berbeda, dan pace-nya berbeda. Hari terpisah memberi setiap mode disiplinnya sendiri.

Yang kami kerjakan

Perlakuan editorial, disiplin kampanye.

Art direction

Arahan tingkat kampanye — mood, palet, aturan komposisi — yang mengikat seri menjadi satu publikasi.

Fotografi studio

Kerja studio hero dan kemasan — cahaya terkontrol, produk-pertama, dibangun untuk hidup di rak, feed, dan halaman produk.

Fotografi lifestyle

Set lifestyle on-location — produk dipegang, dipakai, dan dihidupi dengan cara pelanggan sebenarnya.

Reel & cut sosial

Edit motion dipotong dari shoot — Reels, Shorts, dan stills sosial diskalakan per-platform, bukan direntangkan.

Sistem sequencing feed

Aturan caption dan sequencing sehingga feed menceritakan cerita kumulatif, bukan sembilan tile yang tidak berhubungan.

Produksi hari shoot

Koordinasi talent, stylist, prop, dan lokasi — anggaran dihabiskan untuk apa yang muncul di frame, bukan setup yang sia-sia.

Keputusan craft

Shoot untuk seluruh library.

Keputusan kunci adalah shoot setiap setup dengan library dalam pikiran. Sebuah shot bukan hanya gambar kampanye — tapi aset yang harus bertahan ke library, tetap terlihat tepat di samping shot musim berikutnya, dan masih bisa digunakan setahun kemudian di halaman produk atau OOH. Itu mengubah framing, ruang negatif, dan logika lighting dengan cara kecil tapi menentukan.

Hari shoot yang dipisah adalah lever satunya. Hari studio dinyalakan dan di-pace untuk presisi produk-pertama; hari lifestyle dinyalakan dan di-pace untuk konteks dan gerak. Mencoba keduanya di hari yang sama mengkompromi keduanya — dengan memisahkannya kami mendapatkan kerja hero yang bertahan dan kerja lifestyle yang tidak terasa seperti studio yang pura-pura di luar.

Sequencing feed adalah separuh pekerjaan yang kurang diapresiasi. Feed produk adalah permukaan baca — urutan dan pasangan tile adalah perbedaan antara feed yang membangun narasi dan feed yang sekadar mengakumulasi output. Kami mengunci sistem sequencing sehingga setiap update bulanan menambah ke cerita alih-alih menginterupsinya.

Perlakuan kampanye sengaja editorial. Tipografi, pacing, aturan crop — diimpor dari dunia majalah — karena brand produk yang meminjam dari editorial berakhir dengan gravitasi lebih dari yang meminjam dari feed kompetitor.

Hasil

Library, bukan album.

Seri kampanyenya menghasilkan library visual yang Mamayo terus tarik lintas musim — bank aset yang sama di-crop ulang menjadi launch produk baru, eksekusi OOH, dan placement partner tanpa butuh shoot ulang setiap siklus. Itu perilaku berkompaun yang memang menjadi tujuan cakupan ini dibangun.

Klien kembali untuk seri kampanye berikutnya, yang dalam bahasa client-service adalah sinyal outcome paling bersih yang ada. Brand produk yang kembali adalah brand yang mendapat apa yang mereka cari; kami membangun seri ini agar yang berikutnya lebih mudah di-commission, bukan lebih sulit.

Disiplin yang digunakan di proyek ini
Brand Activation · Digital Creative

Lihat Brand Activation →
Lihat Digital Creative →

Brand produk yang pantas lebih?

Scroll to Top